BKKBN NTB RANGKUL MAS

MAS dan BKKBN NTB menyepakati pelaksanaan kegiatan bersama di penghujung tahun 2019

Mataram (6/12). Majelis Adat Sasak (MAS) bertemu tim BKKBN NTB guna membahas rencana kerjasama kegiatan. Ketua MAS, Drs. Lalu Bayu Windia, M.Si. bersama jajaran Badan Pelaksana MAS menemui Kaper BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripudin yang didampingi stafnya. Kedua institusi menyepakati sebuah rancangan kegiatan kolaborasi di penghujung 2019 sebagai sebuah langkah awal hubungan kedua lembaga di masa yang akan datang.

Kegiatan yang akan dilaksanakan kedua belah pihak bertajuk “Silaturahmi MAS & BKKBN NTB untuk Sasak Masa Depan” merupakan serangkaian kegiatan diskusi dan peluncuran beberapa program MAS, di antaranya situs web resmi MAS dan situs Open Journal System PUStAKA. Rencananya, MAS juga akan melakukan kampanye literasi dengan pendistribusian 5 judul buku yang berkaitan dengan Sasak guna meningkatkan literatur bagi pengurus dan instansi pemerintah dan non pemerintah. Selain itu, MAS juga akan meluncurkan Kalender Rowot Sasak 2020 yang merupakan hasil kajian teman-teman peneliti di Lembaga Rowot Nusantara Lombok.

Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripudin berdiskusi dengan Ketua MAS, Drs. Lalu Bayu Windia, M.Si.

Wasekjen MAS, Dr. Lalu Ari Irawan mengatakan bahwa program ini sebagai upaya mewujudkan gagasan yang termuat dalam visi MAS “The new manuscript of Sasak for the future”, Sasak baru untuk masa depan. Kaper BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripudin menyambut baik gagasan yang muncul dalam kegiatan pertemuan kemarin dan menyatakan kesiapan BKKBN NTB untuk memberikan dukungan penuh guna terlaksananya niatan bersama untuk NTB yang lebih baik. Ia optimistis bahwa kerjasama ini akan membuka banyak peluang antara BKKBN NTB dengan MAS ke depannya. Lalu Bayu Windia juga mengemukakan bebeberapa peluang kerja sama dengan BKBBN NTB, misalnya di bidang kemandirian ekonomi yang diyakininya akan dapat mendorong daya kompetitif pengusaha Sasak di tingkat lokal hingga internasional. Kita memiliki banyak potensi yang menunggu untuk dieksplorasi guna mendatangkan nilai keekonomian yang tinggi bagi masyarakat, tandasnya (ial).

Bagikan ke Media Sosial anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *